Selasa, 18 Oktober 2016

Surat Terbuka Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI)



Yth. Bapak /Ibu Guru yang saya banggakan.
Jika sebuah negara tiba-tiba runtuh dan hancur lebur, guru adalah orang pertama yang dicari untuk menegakkan kembali bangsa dan negara itu. Mengapa guru yang dicari? Karena gurulah yang mendidik generasi bangsa untuk bangkit dan membangun peradaban negara itu.

Gurulah yang mampu menginspirasi dan membangkitkan motivasi seluruh elemen bangsa untuk berbagi dan tumbuh bersama-sama "sharing and growing together"
Di situ, ikatan guru hadir. Para pendiri IGI yang saat itu masih bernama KLUB GURU INDONESIA (KGI) mengawal draft UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen hingga lahirlah sertifikasi guru. KGI sendiri didirikan sejak tahun 2000 dengan Ahmad Rizali sebagai ketuanya.

Sertifikasi bagi guru sejatinya adalah profesionalisme: 
1. Meningkatkan mutu dan kompetensi guru
2. Meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan guru. IGI FOKUS di situ, mutu, mutu, mutu, kompetensi, kompetensi, kompetensi.

Buah profesionalisme itu adalah kualitas kehidupan, sejahtera dan bermartabat. IGI adalah organisasi profesi guru yang disahkan dengan SK Depkumham RI No. AHU-125.AH.01.06.Tahun 2009 dan diperbaharui lagi dengan SK Kemenkumham RI No. AHU-0000308.A H.01.08.Tahun 2016

IGI adalah organisasi profesi guru satu-satunya di Indonesia yang sesuai keinginan UU Guru. Organisasi yang dipimpin oleh guru, bukan pejabat, bukan kepala dinas pendidikan, bukan dosen, bukan rektor, bahkan bukan politisi di senayan bahkan bukan organisasi buruh yang menjadi anggota ILO. IGI adalah Organisasi Profesi Guru.

Sesuai UU Guru, para guru di seluruh negeri ini wajib menjadi anggota organisasi profesi GURU dan BUKAN organisasi BURUH, bukan Organisasi Partai Politik dan BUKAN menjadi organisasi yang berkongsi ikut politik praktis.
IGI hadir untuk guru, untuk profesionalisme guru dengan TIGA PILAR yaitu BERBAGI, BERTUMBUH, dan BERSAMA-SAMA : Sharing and Growing Together.

Selamat bergabung dengan organisasi profesi guru yang sebenarnya, yang tulus memberi, menumbuhkan kita semua: TANPA iuran bulanan, dan tanpa PUNGLI 2% TPG.

Hanya guru sejati yang berani menjalankan TIGA PILAR peradaban modern: Berbagi, Bertumbuh, dan Bersama-sama. ITULAH GURU IGI. Ayo bergerak dan tinggalkan kejahiliyahan.
Hingga hari ini, hanya ada satu organisasi guru, dipimpin oleh guru, diurus oleh guru dan terdaftar di kemenkumham dengan kepengurusan terbaru yaitu Ikatan Guru Indonesia (IGI). Jika ada yang mengaku terdaftar di kemenkumham, minta mereka tunjukkan.

Mrr Muhammad Ramli Rahim
Ketua Umum IGI Pusat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar